1.Pecel Pitik

Jika Anda ingin makan makanan khas banyuwangi yang juga sarat dengan nilai adat istiadat dan juga budayanya, maka wajib untuk Anda untuk mencicipi pecel pitik yang satu ini. Tahukah Anda jika pecel pitik ini merupakan makanan yang biasa disajikan pada acara yang khusus seperti acara adat atau upacara adat dari suku Osing. Suku Osing ini merupakan suku asli di Banyuwangi.
Adapun menu dari pecel pitik yang nantinya akan Anda santap yaitu berupa nasi putih, kemudian ada lauk pauk yang sudah dibumbui dengan beragam rempah-rempah yang khas sehingga terlihat kecoklatan dan juga ditambah dengan beberapa iris mentimun segar. Meskipun isian menu yang Anda lihat dipiring Anda sangatlah sedikit, namun dijamin Anda akan ketagihan akan rasanya.
sumber : https://www.gotravelly.com/blog/makanan-khas-banyuwangi/
2. Nasi Tempong

Nasi tempong biasanya disajikan hangat, dengan paket lauk gorengan yang serba gurih, seperti tempe, tahu, perkedel jagung, dan ikan asin. Biasanya penjual juga menyediakan lauk opsional yang bisa ditambah, seperti telur dadar, cumi asin, ayam goreng, ikan laut, hingga rempeyek alias iwak peyek. Sayur rebus, seperti labu siam, genjer, bayam, terong, dan kemangi, pun melengkapi hidangan rakyat itu. Di festival itu, nasi tempong memang dihadirkan untuk dikenalkan sebagai kuliner khas Banyuwangi. Chef Marinka yang hadir dalam festival itu ikut mengulek sambal tempong buatannya.
Nasi tempong yang tampaknya sederhana dibuat ala hotel bintang lima. Dilengkapi hiasan dan penyajian yang cantik, tempong pun serasa naik level.
sumber : https://travel.kompas.com/read/2015/05/21/112300227/Sego.Tempong.Kekayaan.Rasa.Banyuwangi
3.Rujak Soto

Rujak Soto adalah masakan khas dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur. Masakan ini merupakan paduan unik antara rujak sayur dengan soto, bisa soto daging (daging sapi) atau soto babat. Bahkan ada yang memadukan dengan soto ayam atau soto ceker (kaki ayam), ini biasa dilakukan sebagai alternatif ketika ingin menikmati rujak soto tetapi harga daging sedang melambung.
Biasanya rujak disajikan terlebih dahulu, kemudian disiram dengan kuah soto berikut dagingnya. Rasanya juga khas, ada unsur soto sekaligus rasa rujak dengan aroma terasinya
sumber :https://id.wikipedia.org/wiki/Rujak_soto
